Nasional

Mulai Rabu Minggu Ini Pemerintah akan Launching 300 Ribu Paket Obat Terapi Covid-19 Gratis bagi Pasien Isoman

Anjar Anjar
Mulai Rabu Minggu Ini Pemerintah akan Launching 300 Ribu Paket Obat Terapi Covid-19 Gratis bagi Pasien Isoman

Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas Penanganan Pandemi COVID-19, Rabu (12/07/2021) secara virtual. (Foto: Humas Setkab/Agung)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah menyediakan 300 ribu paket obat terapi gratis untuk pasien COVID-19 dengan kategori OTG dan bergejala ringan yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan pers bersama, usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19 yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (12/7/2021), melalui konferensi video.

“Presiden sudah memutuskan tadi, mulai Rabu minggu ini kita akan launching ada 300 ribu paket obat,” ujarnya.

Adapun alokasi paket tersebut adalah Paket 1 untuk pasien OTG sebanyak 10 persen, Paket 2 untuk pasien bergejala demam dan hilang indra penciuman atau anosmia sebanyak 60 persen, dan Paket 3 untuk pasien bergejala demam dan batuk sebanyak 30 persen.

“Paketobat ini akan menjangkau hampir 210 ribu kasus aktif yang kita berikan. Dan ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Ini akan dibagikan oleh TNI bersama-sama elemen-elemen yang lain.Prosedurnya sudah disusun sehingga itu bisa jalan,” ujar Luhut.

Selain itu, Luhut menyampaikan, pemerintah juga akan segera memberikan bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat, yang akan didistribusikan oleh TNI dan Polri.

“Perintah Presiden tidak boleh rakyat sampai kelaparan atau tidak makan. Jadi semua titik-titik yang memungkinkan ada kekurangan pangan atau kekurangan beras akan dibagikan oleh TNI [dan Polri] dan akan mulai berlaku mungkin hari Rabu ini, ada yang lima kilogram [kg] dan sepuluh kg,” ujarnya.

Pada keterangan persnya, Luhut juga menyampaikan bahwa Rumah Sakit Asrama Haji Pondok Gede telah beroperasi untuk menangani pasien COVID-19. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan rumah sakit lapangan di sejumlah daerah di Tanah Air.

“Di Jawa Barat di Bandung,di Semarang, sampai Jawa Timur, dan Bali, kami sudah minta juga supaya TNI membuka rumah sakit-rumah sakit lapangan, sehingga jumlah rumah sakit ini,untuk ICU khususnya, itu makin banyak terpenuhi,sehingga akan mengurangi kesulitan untuk dapat tempat tidur,” ujarnya.

Pemerintah juga terus memastikan ketersediaan obat-obatan serta alat kesehatan untuk penanganan pasien COVID-19.

“Obat ini tadi hanya Remdesivir yang kurang dan Actemra. Jadi Remdesivir dan Actemra, dan sebentar lagi kami dengan Menteri Kesehatan akan bicara mengenai license untuk Actemra supaya kita bisa produksi dalam negeri. Saya kira ini semua berjalan,” ujar Luhut.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar