• Home
  • Nasional
  • NASIONAL
  • Duta Besar Saudi:Ada Oknum Yang Ingin Menghancurkan HUbungan Baik Saya Dengan N
  • Home
  • NASIONAL
  • NASIONAL
  • Duta Besar Saudi:Ada Oknum Yang Ingin Menghancurkan HUbungan Baik Saya Dengan N

Duta Besar Saudi:Ada Oknum Yang Ingin Menghancurkan HUbungan Baik Saya Dengan NU

Haikal Selasa, 11 Desember 2018 19:19 WIB
JAKARTA,PESISIRNEWS.COM- Inilah perlunya tabayyun.Termasuk dalam kasus cuitan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi, yang mendapat kecaman dari berbagai pihak mengenai cuitannya soal 'bendera tauhid dibakar organisasi sesat.' Soal itu, Osama mengaku mendapatkan informasi yang keliru.
Dalam kesempatan lain Osama juga menegaskan bahwa ada pihak tertentu yang ingin membenturkan dirinya dengan Nahdlatul Ulama (NU). Namun pernyataan Osama ini memang masih menyisakan misteri sekaligus memberi ruang spekulasi sebab dia tidak menyebut siapa pihak yang merusak hubungannya dengan NU tersebut.
Klarifikasi Osama itu antara lain disampaikan kepada putri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid. Keduanya berbincang melalui WhatsApp. Osama sampai saat ini masih berada di Arab Saudi.
"Ini adalah kesadaran bahwa hubungan baik harus tetap dijaga, dan bahwa beliau mengakui ada yang memberikan info keliru kepada beliau selama ini," kata Yenny saat dikonfirmasiSelasa (11/12/2018).
Yenny juga membenarkanmengenai rekaman audio yang diunggah oleh Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) China Imron Rosyadi Hamid. Dia membenarkan suara dalam rekaman itu memang betul-betul berasal dari suara Osama. Rekaman audio itu juga dikirimkan Osama kepada Yenny.
"Di situlah kita mengetahui bahwa beliau memang menyesali apa yang telah terjadi dan bahkan menyesalkan ada yang berusaha merusak hubungan beliau dengan NU. Menurut saya, ini lebih besar dari sekedar permintaan maaf," kata Yenny.
Yenny dan Osama sudah bersepakat untuk mengadakan pertemuan saat Osama tiba kembali di Indonesia.
"Sudah janjian akan ketemu dengan beliau sekembali beliau ke Jakarta. Saat ini beliau masih di Saudi," kata Yenny.
Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas juga menerima rekaman suara yang dia pastikan sebagai rekaman audio dari Dubes Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi. Dalam rekaman itu, Osama menyatakan ada yang mencoba menghadap-hadapkannya dengan Nahdlatul 'Ulama (NU).
Rekaman tersebut diposting oleh Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok Imron Rosyadi Hamid melalui akun Facebook miliknya.
Dalam postingannya, selain mengunggah rekaman audio pernyataan Osama, Imron memberikan keterangan 'Ini adalah rekaman suara Dubes Saudi Arabia yang meminta maaf ke warga NU melalui Mbak Yenny Wahid.' Namun ketika dicek dalam rekaman berdurasi 50 detik itu, tak ada kata-kata yang menyatakan permintaan maaf.
"Seseorang mencoba menghancurkan hubungan baik antara saya dan Nahdlatul Ulama, antara saya dengan rakyat Indonesia," kata Osama dengan menggunakan bahasa Inggris dalam rekaman itu.
Osama menyatakan dia cinta masyarakat Indonesia, menghargai NU, Muhammadiyah, dan organisasi Islam lainnya. Oleh karena itu, ia menyampaikan salam kepada bangsa Indonesia dan berjanji akan menyelesaikan permasalahan yang menyangkutnya dirinya usai kembali dari Arab Saudi.
Untuk diketahui, hubungan NU dan Osama memanas setelah diplomat dari Saudi itu melepas Tweet mengenai 'bendera tauhid dibakar oleh organisasi sesat'. Kicauan itu sudah dihapus di linimasa namun sempat di-capture oleh pihak NU.
Yaqut, melalui akun Facebook miliknya juga menanggapi rekaman audio yang diunggah Imron. Yaqut memberikan maaf untuk Osama.
"Kita maafkan. Kita saling memaafkan. Ini yang diajarkan oleh agama. Ini yang diteladankan sang junjungan, Nabi Muhammad SAW. Shollu'alannabiy," tutur Yaqut dalam postingannya.
Sumber: duta.co

Tags Al QuranCristiano RonaldoGaya HidupMTQMakananMusim penghujanalumniinternational

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments