Mahfud MD Bertemu Mbah Mun, Bahas Pilpres 2019 ?.

Senin, 03 Desember 2018 14:40 WIB
YOGYAKARTA,Pesisirnews.com-Saat suasana masih diselimuti kehebohan aksi damai Reuni 212, dua tokoh nasional bertemu di Yogyakarta Minggu 2 Desember 2018 malam. Tak pelak, isu pun muncul: keduanya membahas masalah politik, khususnya Pilpres 2019. Namun, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi  Mahfud MD yang baru saja menggelar pertemuan dengan  Kiai Haji Maimun Zubair di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, mengatakan, pertemuan itu tidak membahas pilpres. Meski demikian Mahfud MD membenarkan bila dirinya dan Mbah Mun membahas  persoalan bangsa.

Mahfud mengatakan, pertemuan tersebut tidak membahas soal pilpres 2019.
"Kami bicara filosofi-filosofi berdirinya bangsa ini, di mana letak kekuatan bangsa ini, dan bagaimana manusia itu memosisikan diri agar Indonesia sebagai rahmat Allah itu tetap terjaga," kata Mahfud kepada wartawan seusai pertemuan tertutup sekitar 1 jam bersama K.H. Maimun Zubair.
Dalam kesempatan itu, Mahfud menegaskan bahwa dalam pertemuan tertutup itu, dirinya bersama K.H. Maimun sama sekali tidak membahas soal politik praktis yang berkaitan dengan Pilpres 2019. "Tidak ada kami bicara itu (politik). Kami bicara yang lebih penting, ya, masalah bangsa ini secara keseluruhan," katanya.
Menurut Mahfud, Indonesia yang berdiri dan merdeka atas berkat rahmat Allah harus disyukuri dan senantiasa dijaga kelangsungannya.  Untuk menjaga kelangsungan negara dengan masyarakatnya yang berbeda-beda, menurut dia, selama ini bangsa Indonesia telah menentukan jalan dengan memilih jalur demokrasi.
Oleh sebab itu, menurut dia, demokrasi sebagai sarana juga harus dijaga agar senantiasa ditempuh dengan sikap jujur. "Harus bersikap jujur, tidak main tikam dari belakang dan semuanya adu visi sajalah untuk maju ke depan," katanya.
Bertemu dan berdiskusi dengan Kiai Maimun, menurut Mahfud, sudah biasa dia lakukan sejak masih duduk sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).seperti di lansir duta.co


Kepada wartawan, K.H. Maimun Zubair mengibaratkan Indonesia layaknya sebuah kehidupan rumah tangga. Dalam rumah tangga, seyogianya jangan sampai terjadi perselisihan hanya karena perbedaan, termasuk menyangkut soal agama.
Tags politikDaerahinternationalsaleb

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments