Peristiwa

Buruh Parbrik Tewas Gantung Diri, Diduga ini Sebabnya


Buruh Parbrik Tewas Gantung Diri, Diduga ini Sebabnya
Istimewa

Tim Inafis Polresta Deli Serdang saat melakukan olah tempat kejadian perkara.

Deli Serdang

Pesisirnews.com - SR, 29 tahun Warga Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini nekat mengakhiri hidupnya (bunuh diri) dengan cara mengantung diri di dalam kamar tidurnya dengan mengunakan talinayunan, Selasa (10/3/2020) dinihari.

Peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh isterinya, yang saat itu pulang kerumah dan melihat tubuh suaminya itu telah tergantung. Mengetahui hal tersebut isteri SR sontak berteriak histeris sehingga mengundang perhatian warga sekitar, dalam hitungan menit warga memadati lokasi tersebut.

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin bersama Tim Inafis Polresta Deli Serdang menuju ke lokasi kejadian dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan selanjutnya mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah dilakukan interogasi dan penyelidikan diperoleh informasi bahwasanya sebelum kejadian SR yang merupakan buruh pabrik ini, terlebih dahulu bertengkar dengan istrinya (cek-cok, red) sang istri yang diduga ketahuan selingkuh dengan pria lain. Setelah itu, istri korban pergi ke arah Simpang Dagang Kerawang dengan berjalan kaki.

Dan sampai di simpang empat pensiunan, istri korban menunggu dan berharap suaminya itu akan menjemputnya. Namun setelah menunggu, ternyata sang suami tidak kunjung datang. Dan sampai pada pukul 00.30 wib, istri korban kembali ke rumah, dan alangkah terkejutnya begitu masuk kedalam rumah melihat tubun suaminya itu sudah tergantung.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin bersama Tim Inafis Polresta Deli Serdang melalui Kasubag Humas Polresta Deli Serdang IPTU Musfan Naibaho Kepada Wartawan pihaknya membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dan atas permintaan dari pihak Keluarga, jenazah korban bermohon untuk tidak dilakukannya autopsi.(malik)

Penulis: Admin

loading...