• Home
  • Peristiwa
  • Serda Ratno : Membina Karakter Anak Melalui Program Magrib Mengaji

Serda Ratno : Membina Karakter Anak Melalui Program Magrib Mengaji

Pesisirnews.com Senin, 23 September 2019 00:14 WIB
Pulau Burung -Aktifitas mengaji dan membaca Alquran di masjid setiap habis magrib telah menjadi tradisi dan budaya umat islam di Indonesia sejak lama. Namun seiring perkembangan zaman tradisi baik ini sudah mulai banyak ditinggalkan. Sehabis Magrib, Masjid-Masjid hanya diisi orang-orang tua. Anak-anak dan remaja lebih senang menghabiskan waktu di depan televisi atau bermain gadget.


Tak ingin tradisi yang positif dan bermanfaat ini hilang dari Kabupaten Indragiri hilir khususnya di wilayah Koramil 11/Pulau Burung, Babinsa Pulau Burung Serda Ratno, pada Minggu (22-09-2019) melaksanakan Program Magrib Mengaji di Mesjid Istiqomah Blok I Desa Pulau Burung Kecamatan Pulau Burung.



Ketika di konfirmasi awak Media Minggu (22-09-2019)Serda Ratno mengatakan bahwa di Kabupaten Indragiri hilir Khususnya di Kecamatan Pulau Burung, pembangunan fisik (infrastruktur) harus diimbangi dengan pembangunan mental spiritual khususnya keagamaan Serda Ratno juga mengatakan mental Pemuda adalah tulang punggung Bangsa maka dari itu pemuda harus di bekali mental spiritualnya. ''Gerakan Magrib Mengaji ini diharapkan menjadi budaya dan ciri khas masyarakat khususnya anak-anak di Kecamatan Pulau Burung sehingga nilai-nilai spiritualitasnya terjaga,'' tegas Babinsa.

Serda Ratno berharap program yang diluncurkan ini bisa menjadi warisan yang positif dan membawa ciri khas warga Kecamatan Pulau Burung.

Sebagaimana diketahui, Gerakan Maghrib Mengaji merupakan program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri hilir untuk membudayakan kembali tradisi membaca Alquran setelah shalat Maghrib di kalangan masyarakat. tujuan yang ingin dicapai dari Gerakan Magrib Mengaji ini adalah: Pertama, menghidupkan kembali tradisi membaca/ mendaras Alquran setiap selesai shalat Magrib.

Diharapkan dengan adanya gerakan ini masyarakat dapat memanfaatkan waktu antara Maghrib dan Isya dengan efektif untuk beribadah kepada Allah'SWT' dan memperdalam wawasan keagamaannya dan tidak meng-habiskan waktunya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Tujuan kedua adalah sebagai upaya menumbuhkan kesadaran di tengah-tengah masyarakat akan fungsi dan peranan Al Qur`an bagi kehidupan manusia sehingga Alquran tetap dibaca dan dipelajari sekalipun telah tamat (khatam) dari Taman Pendidikan Alquran.

Ketiga, meningkatkan minat dan kemampuan masyarakat dalam membaca Alquran. Keempat, sebagai upaya meminimalisir pengaruh negatif dari media teknologi informasi dan media elektronik. Kelima, sebagai upaya memakmurkan masjid dengan kegiatan ibadah, dan keenam, sebagai upaya untuk meningkatkan kerjasama antara orang tua, masyarakat dengan unsur pendidikan dan pemerintah, melalui pembinaan karakter anak-anak dengan program Magrib mengaji Alquran.

Sasaran utama dalam Progran Maghrib Mengaji ini adalah seluruh komponen masyarakat, terutama anak-anak. Diharapkan program Magrib Mengaji ini bukan sekadar mengajarkan baca Alquran saja, tetapi juga sebagai pendidikan karakter bagi anak-anak tutupnya.(***)
Loading...
Tags Pelalawanperistiwapolisi

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments