Sabtu, 10 Oktober 2026 WIB

Video Bayi Aneh di India, Nama Kondisinya Harlequin Ichthyosis

Haikal - Kamis, 28 November 2019 11:31 WIB
1.755 view
Video Bayi Aneh di India, Nama Kondisinya Harlequin Ichthyosis


Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

PESISIRNEWS.COM - Informasi mengenai bayi aneh di India menjadiviraldi media sosial Indonesia.

Baca Juga:


LIHAT. JUGA. :Makan-Enak-Di-Daily-Box-Grand-Indonesia


Dalam informasi tersebut, dituturkan bahwa bayi dikandung selama 11 bulan dan memakan usus ibunya. Bayi tersebut juga harus disuntik mati 17 kali agar meninggal.

Berikut informasi lengkapnya:

Bayi ini 11 bln dlm perut ibunya. Habis usus ibunya dimakan oleh Bayi ini, kemudian dokter mengoprasi ibunya untuk mengeluarkan Bayi ini... Ketika Bayi ini keluar, dia gigit tangan perawat... Setelah 3 jam si Perawat meninggal, IBU Bayi ini pun meninggal setelah Bayi ini keluar... Bayi ini lahir dgn berat 8 kg, setelah 3 jam bertambah naik beratnya menjadi 13 kg... Bayi ini lahir hari jumat, tidak tahu Allah ingin kasi peringatan apa untuk kita semua... Bayi ni kemudian dibunuh, dokter memberinya suntik mematikan sampai 17 kali baru bayi ini mati... Ini kisah benar-benar terjadi di India... Wallahu A'lam

Baca Juga:


LIHAT JUGA :Kampar-Terima-Penganugerahan-Prediket--Kepatuhan-Standar-Pelayanan-Publik-Tahun-2019-


Bersama dengan informasi tersebut, disertakan juga video yang menunjukkan seorang bayi dengan kulit kekuningan pecah-pecah, mata merah dan mulut lebar.

Sumber : kompas

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat
Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka
Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla
Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan
komentar
beritaTerbaru