Peristiwa

AJI Batam Kecam Intimidasi Terhadap Jurnalis Ajang Nurdin saat Meliput Kunker Menhub di Batam

Anjar Anjar
AJI Batam Kecam Intimidasi Terhadap Jurnalis Ajang Nurdin saat Meliput Kunker Menhub di Batam

Ajang Nurdin (ransel hijau), mendapat intimidasi saat hendak mewawancarai Menhub Budi Karya Sumadi, di Batam. (Tangkapan layar YouTube Cerita Menelusuri)

BATAM, Pesisirnews.com - Ajang Nurdin, kontributor Liputan6.com untuk Batam, Kepulauan Riau mengalami intimidasi saat hendak meliput kunjungan kerja (Kunker) Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, di Rusun BP Batam di Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam.

Berdasarkan kronologis kejadian, saat itu Ajang hendak mewancarai atau melakukan door stop Budi Karya Sumadi usai meninjau Rusun BP Batam. Belum sempat mengajukan pertanyaan, Ajang langsung didorong pada bagian lehernya oleh salah satu ajudan Budi Karya Sumadi.

Setelah itu, petugas lain yang tidak diketahui dari instansi mana memiting sembari menyeret Ajang menjauh dari rombongan Menhub RI tersebut.

"Bro, wawancara nanti di pelabuhan [Pelabuhan Ferry Batam Center]," katanya setelah melepas pitingan.

Menurut pengakuan Ajang, dia tidak mengetahui kalau Budi Karya Sumadi tidak dapat diwawancarai saat itu. Berdasarkan jadwal kunjungan kerja Menhub RI itu di Batam pun, tidak disebutkan sama sekali bahwa door stop dilarang.

Tindakan intimidasi ini jelas bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan mengancam kebebasan pers di Batam dan secara luas di Indonesia.

Terkait kejadian tersebut, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam mengecam intimidasi yang dilakukan secara arogan oleh pihak pengamanan Menhub.

"Tindakan intimidasi ini jelas bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan mengancam kebebasan pers di Batam dan secara luas di Indonesia," kata Ketua AJI Batam Slamet Widodo dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (16/9).

AJI Batam juga mengimbau semua pihak untuk menghargai, memahami kerja-kerja jurnalisme dan menghormati kebebasan pers.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar