Peristiwa

BNPT: Bahaya Propaganda Destruktif pada Generasi Muda

Anjar Anjar
BNPT: Bahaya Propaganda Destruktif pada Generasi Muda

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar (kemeja putih) berdialog dengan pemuda saat peresmian WARUNG NKRI. (BNPT) 

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI mengingatkan generasi muda terus mewaspadai bahaya propaganda destruktif lewat program Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan (WARUNG) NKRI.

"Warung NKRI dapat merevitalisasi nilai Pancasila, memperkuat narasi positif di tengah maraknya disinformasi, serta mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat," kata Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Mantan kepala Polda Papua tersebut menyakini dengan membuka ruang-ruang dialog yang ringan seperti WARUNG NKRI, maka suara emas kebangsaan yang harus digaungkan ke masyarakat dalam menghadapi distorsi informasi semakin membumi.

Menurut lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 tersebut, salah satu unsur yang bisa menangkal paham radikal serta mencegah propaganda destruktif di masyarakat ialah kelompok pramuka yang diisi oleh generasi muda.

"Pramuka ini menjadi sarana komunikasi bagi teman sebayanya dalam membangun kebinekaan dan karakter keindonesiaan," tambahnya.

Dia juga menyakini kelompok pramuka bisa membentuk ketahanan maupun kewaspadaan generasi muda terhadap paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan NKRI.

"Ketahanan anak muda serta kewaspadaan harus kita tingkatkan," katanya.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar

mgid.com, 340009, DIRECT, d4c29acad76ce94f