Peristiwa

KPAI Konfirmasi dan Telah Lapor Polri-BSSN Terkait Terjadinya Peretasan Database

Anjar Anjar
KPAI Konfirmasi dan Telah Lapor Polri-BSSN Terkait Terjadinya Peretasan Database

Ilustrasi: Hacker. (Gambar via Unsplash)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengkonfirmasi terkait database yang diduga bocor dan dijual di situs jual-beli data ilegal secara online, yang biasa didapatkan dari hasil peretasan dan kebocoran, RaidForums.

"Merespon pemberitaan di media terkait database KPAI, perlu kami sampaikan bahwa saat ini telah terjadi pencurian database KPAI. Menindaklanjuti hal tersebut, pada tanggal 18 Oktober 2021, KPAI telah menyampaikan laporan kepada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri dan pada tanggal 19 Oktober 2021, KPAI telah menyampaikan surat kepada Badan Siber dan Sandi Negara," kata Ketua KPAI Susanto dalam siaran pers yang diterima RRI, Kamis (21/10).

Susanto menambahkan, pada hari ini pihaknya juga telah berkirim surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika untuk tindak lanjut kasus ini.

"Menindaklanjuti surat tersebut, Direktorat Siber Mabes Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara telah berkoordinasi dengan KPAI untuk langkah-langkah selanjutnya dan KPAI telah melakukan mitigasi untuk menjaga keamanan data," tambahnya.

Susanto juga memastikan, pencurian data ini tidak menggangu layanan pengaduan KPAI.

Sebelumnya, database yang diduga milik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bocor dan dijual di situs jual beli data ilegal secara online, yang biasa didapatkan dari hasil peretasan dan kebocoran, RaidForums.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar