Peristiwa

Pencarian Masih Terus Dilakukan di Hari ke-4 Hilangnya Eril Putra Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss

Anjar Anjar
Pencarian Masih Terus Dilakukan di Hari ke-4 Hilangnya Eril Putra Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss

Emmeril Khan Mumtadz, anak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang hilang di sungai Aaree, Swiss. (Sumber: Instagram)

BERN (Pesisirnews.com) - Memasuki hari ke-4 pencarian hilangnya putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab dipanggil Eril (23), yang diduga hilang terseret arus saat berenang di sungai Aare, Bern, Swiss, pada Kamis (26/5) lalu, kembali dilanjutkan pada hari ini, Minggu (29/5/2022).

Diinformasikan bahwa pencarian pada hari ini akan difokuskan pada titik lokasi terakhir kali Emmeril terlihat, yakni di dua pintu air Sungai Aare.

"Rencana pencarian besok akan difokuskan pada area di antara dua pintu air terdekat lokasi terakhir terlihatnya Saudara Eril (panggilan Emmeril), yaitu Schwellenmaetelli dan Engehalde," demikian pernyataan KBRI Bern, Sabtu malam (28/5).

Adapun metode pencariannya akan menggunakan perahu dan sensor yang mampu mendeteksi hingga kedalaman tiga meter.

Sebelumnya seperti diberitakan KOMPAS.TV, adik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman, mengatakan ada faktor di luar kuasa dan kehendak manusia yang terjadi ketika Eril berenang di Sungai Aare, Kamis (26/5) lalu.

Saat itu, debit air dikabarkan cenderung tinggi, sehingga kondisi arus sungai juga menjadi lebih kuat.

"Karena berdasarkan informasi keluarga, kebetulan di hari itu debit air relatif lebih tinggi dari hari sekarang. Itu yang mungkin ada situasi yang Qodarullah di luar jangkauan ukuran manusia yang bisa diantisipasi," jelas Elpi.

Senada, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Swiss, Muliaman Hadad, mengakui kondisi arus sungai cukup kuat ketika Eril hilang.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar

mgid.com, 340009, DIRECT, d4c29acad76ce94f