Kamis, 17 September 2026 WIB

BPN Prabowo-Sandi Kalau Mau Minta Minta Sama Pendukung Nya Dong,Mau Tidak Ngasih.

- Senin, 25 Februari 2019 13:55 WIB
1.186 view
BPN Prabowo-Sandi Kalau Mau Minta Minta Sama Pendukung Nya Dong,Mau Tidak Ngasih.
Andre Rosiade
JAKARTA,PESISIRNEWS.COM-Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai sindiran itu menjadi bumerang bagi Jokowi,terkait calon presiden Jokowi menyinggung penerima konsesi besar dan menunggu si pemilik menggembalikan ke Negara dalam pidato kebangsaan di konvensi Rakyat.

"Pernyataan Pak Jokowi itu kan sebenarnya ingin menyindir Pak Prabowo. Tapi itu seperti menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri," ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, kepada wartawan, Senin (25/2/2019).


Dilansir dari Riaumandiri.co,Andre mengatakan, sindiran yang 'dilempar' untuk menyerang Prabowo itu, justru akan berbalik mengenai para pro-Jokowi. Sebab, kata dia, banyak pendukung sang petahana yang saat ini menguasai lahan negara.

"Kita tahu Pak Prabowo itu mendapat konsesi itu dengan membayar. Jadi bukan menikmati konsesi yang dikasih negara. Kalau mau minta, minta ke pendukung Pak Jokowi dong, jangan ke Pak Prabowo aja. Kan pendukung Pak Jokowi banyak yang menikmati konsesi negara. Ada Pak Luhut, Pak Surya Paloh, Hary Tanoe, Erick Tohir, dll," tuturnya.

"Pak Jokowi tanya dulu dong ke ring satu nya, mau nggak balikin," sambung Andre.


Politikus Gerindra itu mengatakan, Prabowo tidak menerima hak penguasaan lahan secara cuma-cuma. Sang capres mendapat izin mengelola lahan puluhan ribu hektare itu dengan cara yang sah.

"Pak Prabowo kan beli, dan bayar pajak. Kalau pemerintah menginginkan ya kirim surat ke Pak Prabowo dong. Kan Pak Prabowo bilang kalau negara membutuhkan akan dikembalikan, makanya kirim surat. Tapi harus adil, teman-temannya yang kuasai lahan juga harus diminta," ujarnya.


Sebelumnya, Jokowi menyinggung penerima konsesi besar dan dia menunggu si pemilik mengembalikannya ke negara. Jokowi lalu menyindir penerima konsesi (pemberian hak izin tanah oleh pemerintah) dengan luas yang besar.

"Nah, nah, nah, jika ada penerima konsesi besar yang mau mengembalikan ke negara...," kata Jokowi. Ucapan Jokowi terhenti sejenak lantaran riuh massa yang hadir.

"Saya ulang, saya ulang. Jadi, kalau ada yang ingin mengembalikan konsesinya kepada negara...," ucap Jokowi. Lagi-lagi perkataan Jokowi terhenti karena riuh pendukungnya.

"Saya ulang, jadi, jadi kalau ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara, saya tunggu. Saya tunggu, saya tunggu sekarang. Dan akan, dan akan saya bagikan untuk rakyat kecil. Karena masih banyak rakyat yang membutuhkan," ucap Jokowi.Z68).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka
Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla
Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
komentar
beritaTerbaru