DPS Pilkada Meranti 141. 250 Pemilih

Kamis, 03 September 2015 20:03 WIB
Ilustrasi
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti menyatakan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 141. 250 jiwa. Jumlah tersebut didasarkan pada rincian bahwa jumlah pemilih laki-laki sebanyak 73.191 dan jumlah pemilih perempuan sebanyak 68.059.

Ketua KPU Meranti, Yusli SE, menjelaskan bahwa Jumlah total DPS tersebut diambil dari 101 desa dan kelurahan yang ada di Kepulauan Meranti dengan jumlah TPS 410. Jumlah ini terungkap dalam Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti 2015 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti, Rabu kemarin.

Dikatakannya juga, data jumlah DPS ini bersal dari Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) kemudian naik ke Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) lalu lanjut ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Dari data PPK kita lanjutkan dengan menggelar rapat pleno ditingkat kabupaten sehingga dapatlah jumlah DPS sebanyak 141.250 itu. Ini belum final dan masih bisa berubah sampai KPU menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT)," ungkapnya.

Dijelaskan Yusli juga, penetapan DPT akan digelar paling lambat awal Oktober mendatang karena menunggu pemeriksaan ulang. Sebab terjadi penambahan jumlah pemilih dari data DPS Pilpres kemarin yang berjumlah 139.909 jiwa. Sedangkan DPT yang ditetapkan sebanyak 140.464 jiwa.

"Penambahan ini bisa saja terjadi karena beberapa kemungkinan, diantaranya banyak penduduk yang pindah berdomisili dan memilih menetap di Meranti. Dan kita akan kembali turun kebawah untuk memeriksa data ini sebelum ditetapkan menjadi DPT," jelasnya.

Adapun data DPS secara rinci per kecamatan, Tebing Tinggi 42.762 jiwa, Rangsang Barat 14.244 jiwa, Rangsang 14.662 jiwa, Tebing Tinggi Barat 11.974 jiwa, Merbau 10.646 jiwa, Pulau Merbau 11.313 jiwa, Tebing Tinggi Timur 9.196 jiwa, Tasik Putri Puyu 12.626 jiwa, dan Rangsang Pesisir 13.828 jiwa.(Adi)
Loading...
Tags

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments