• Home
  • Politik
  • Indra C Uno(kakak kandung Cawapres No 02): Optimis Jatim Unggul,Melihat Semanga

Indra C Uno(kakak kandung Cawapres No 02): Optimis Jatim Unggul,Melihat Semangat Juang Habaib dan Kiai

Zanoer Minggu, 13 Januari 2019 02:00 WIB

Indra Cahya Uno. (DUTA/abdul aziz)

PASURUAN -Kakak kandung Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, yakni Dr Indra Cahya Uno terenyuh menyaksikan semangat juang dan ketulusan para Habaib, Kiai dan Masyayikh Jawa Timur dalam memenangkan Prabowo-Sandi di Pilres 2019.

Indra optimis Jatim menang, paling tidak bisa peroleh 50 persen lebih pada pilpres nanti. Pernyataan itu disampaikan Indra usai mengikuti istighotsah bersama habaib, kiai dan masyayikh serta deklarasi BAGUSS PADI (Barisan Gus-Gus Prabowo-Sandi) di kediaman KH Abdullah Syaukat Siroj, di Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/1/2019).

Diakui Indra bahwa untuk meraih suara di Jawa Timur tidak semudah daerah lain, apalagi kawasan Tapal Kuda."Tetapi, dengan kegigihan pada habaib dan masyayikh serta doa-doa beliau serta dukungan semua rakyat, insya-Allah optimis menang di Jatim," jelasnya.

Mencermati analisa politik, daerah yang masih diragukan kemenangannya adalah Jawa Timur dan Jawa Tengah, namun dengan waktu 95 hari menuju Pilpres tanggal 17 April 2019 ini, akan dilakukan dengan penuh ketekunan untuk menjelaskan kepada rakyat apa sesungguhnya yang mesti dipahami dalam Pilpres ini.

"Para Habaib, Kiai dan Masyayikh Jawa Timur telah memberikan hujjah yang sangat mudah dipahami umat. Bahwa, ke depan tantangan bangsa ini semakin berat, dibutuhkan pemimpin yang tegas dan paham dengan persoalan ekonomi umat," demikian Indra yang selalu setia mendampingi sang adik ini.

Masih menurut Indra, kalau ekonomi ini berantakan, maka, negeri ikut berantakan. "Dia (Sandi) paham betul bagaimana mendongkrak ekonomi yang selama ini jatuh terpuruk. Ini harus segera dicarikan solusinya.Kami ingin masyarakat sejahtera," imbuhnya.
Loading...
Sumber: Duta.co

Tags PilpresPrabowopolisipolitik

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments