• Home
  • Politik
  • Masyarakat Gangguan JIwa Ikut Mencoblos, Ma'ruf Amin : Serahkan Ke KPU

Masyarakat Gangguan JIwa Ikut Mencoblos, Ma'ruf Amin : Serahkan Ke KPU

Zanoer Jumat, 11 Januari 2019 19:05 WIB
PESISIRNEWS.COM-Palembang : Calon Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, enggan berkomentar banyak terkait aturan KPU yang membolehkan masyarakat penderita gangguan jiwa untuk memberikan hak suara pada pemilu Pileg dan Pilpres 2019 April mendatang. Ma'ruf memilih untuk menyerahkan semua kebijakan tersebut kepada KPU.

Ma'ruf Amin mengatakan, seluruh masyarakat yang memberikan haknya pada pemilu, telah dijamin dan difasilitasi oleh negara dan penderita gangguan jiwa yang dapat memberikan hak suaranya yaitu mereka yang masih dalam tingkat memiliki kesadaran.

"Saya kira kita serahkan saja semua kepada KPU, saat pemilu semua hak suara masyarakat dijamin, sepanjang haknya dapat dipenuhi dengan baik, seperti penderita difabel, itu difasilitasi. Untuk orang gila, jika dia tidak menyadari dengan apa yang dilakukan ya tentunya tidak, jadi dilihat dia dapat menyampaikan aspirasinya atau tidak, jika ia, ya harus difasilitasi," jelasnya usai mengikuti kegiatan Silaturahmi dengan santri dan ulama di Palembang, Jumat (11/01/2019).

Dalam kesempatan ini Ma'ruf juga mengungkapkan kegundahannya terkait adanya pemahaman bahwa ulama tidak boleh dekat dengan pemerintahan. Ma'ruf mengatakan, tidak bolehnya kedekatan ulama dengan pemerintahan yaitu untuk pemerintah yang dholim kepada rakyatnya. Kyai yang masih menjabat sebagai Ketua MUI ini sepakat dengan pendapat sejumlah ulama yang menyebutkan bahwa pemerintah saat ini tidak berlaku dholim dan harus didukung untuk terciptanya Indonesia yang lebih baik.

"Tidak boleh itu kalu pemerintah yang dholim, menyeleweng, itu kita tidak boleh bergaul karna membantu kedholiman, tapi kalo pemerintah yang adil yang baik, itu harus dibantu harus didukung," ungkapnya.

DAlam kunjungannya di Palembang, Calon Wakil Presiden Joko Widodo ini meresmikan posko Rumah Kiai Ma'ruf Amin (KMA) Sumatra Selatan. Dirinya berharap setelah diresmikannya Rumah KMA, seluruh masyarakat Nahdatul Ulama' (NU) di Sumsel dapat mendukung dan memenangkannya di pemilu pilpres mendatang.

Ma'ruf juga berpesan, agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berita yang didapat, serta memerenagi berita hoax dengan melakukan klarifikasi sebelum mengkonsumsi berita tersebut.
Loading...
Sumber: KBRN

Tags PolriPrabowopolisipolitik

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments