• Home
  • Politik
  • Surya Paloh Tak Di Salami Megawati Soekarno Putri Ini Kata Pakar Gestur Indones

Surya Paloh Tak Di Salami Megawati Soekarno Putri Ini Kata Pakar Gestur Indonesia

Pesisirnews.com Rabu, 02 Oktober 2019 18:38 WIB
PESISIRNEWS.COM-Acara Pelantikan anggota DPR Sempat Tersorot Kamera Ketum NasDem Surya Paloh tidak di salami oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri seolah olah menunjukkan bahwa isu keretakan di antara kedua Tokoh politik tersebut semakin kuat.

Sementara itu, Ketua Umum NasDem Surya Palohpun menanggapi soal momen Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang melengos tak menyalaminya di pelantikan anggota DPR/MPR pada selasa 01/10 2019.

"Hahaha. Tanggapan saya, saya ketawa aja," kata Surya Paloh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Paloh pun menjelaskan hubungan dia dengan Megawati sampai saat ini masih baik-baik saja. Apalagi, dirinya danMegawati telah berteman sejak lama.

Melihat kejadian tersebut, pakar gestur Handoko Gani menjelaskan analisanya terkait adegan melengosnya Megawati terhadap surya Paloh tersebut. Menurutnya, sikap melengos Megawati ini adalah respon dari gestur Surya Paloh yang memang sudah menjadi kebiasaan Surya Paloh.

"Sebelum melengos ini, saya berhipotesis bahwa gerakan melengos ini lebih disebabkan karena gestur Surya Paloh. Bagi Bu Mega, gestur tersebut mungkin dianggap sebagai penolakan duluan oleh Surya Paloh. Sayangnya, kita yang tidak melihat visual ekspresi Surya Paloh tidak bisa mengambil kesimpulan," kata Handoko Gani kepada detikcom, Rabu (2/10/2019).

Sementara itu di pihak lain, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno ketika dimintai konfirmasi soal momen itu membantah jika Megawati tak mau bersalaman dengan Surya Paloh. Dia menduga ada yang memanggil Megawati saat berjalan melewati Surya Paloh, sehingga perhatian Mega teralihkan.

"Nggak lah. Saat itu banyak orang, sehingga otomatis bila ada yang menyebut nama atau menyampaikan salam, otomatis kita menoleh atau bergantian melihat," ujar Hendrawan, kepada wartawan, Rabu (2/10).(***).
Tags PekanbaruPresidenpolitik

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments