Daerah

Forkopimda Menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Banjir di Kabupaten Kampar di Halaman kodim 0313/KPR

pesisirnews.com pesisirnews.com
Forkopimda Menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Banjir di Kabupaten Kampar di Halaman kodim 0313/KPR
Kampar -PesisirNews.Com Semakin tinggi nya curah hujan di Riau dan Sumbar, mengakibatkan air dari bagian hulu yang mengalir ke waduk melebihi ambang batas. pihak PLN membuka lima pintu waduk PLTA Koto Panjang. Kamis 12 Desember 2019, sekira pukul 15.00 WIB.


BACA JUGA :Presiden-Joko-Widodo-Membantah-Majunya-Gibran-dan-Bobby-Nasution-Pada-Pilkada-Serentak-2020-Membangun-Dinasti


Untuk mengatasi bencana yang akan terjadi, Pemerintah Kabupaten Kampar bersama unsur Forkopinda, menggelar Apel Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar Tahun 2019, yang dilaksanakan di halaman Kantor kodim 0313/KPR,

BACA JUGA :Ulama-Aceh-Keluarkan-Fatwa-Haram-Ucapan-Assalamualaikum-Ke-Non-Muslim

Apel siaga ini dipimpin Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, S.IP, M.I.POL yang didampingi Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Bupati Santoso, Kapolres Kampar diwakili Wakapolres Kampar Kompol Ricky Ricardo, dan Ketua DPRD Kampar H. Faisal ST.

"Proses perancanaan dan koordinasi dengan pemerintah daerah sudah dilakukan, hari ini kita expost kepada masyarakat, bahwa kita seluruh element masyarakat berkomitmen bersama - sama menanggulangi banjir apa bila itu terjadi nanti Pelayanan, sejatinya kepada masyarakat adalah ketika terjadi bencana kita ikut merasakan. Kita siap berada dilokasi, kata Dandim 0313 Letkol Inf Aidil Amin.

Lanjut nya dirinya sudah melaporkan kepada Bupati Kampar, dengan jumlah 533 personil Kodim, yang diwilayah Kampar sendiri berjumlah 275 personil tersebar diseluruh Desa. Dandim Aidil pun menyatakan siap sesuai dengan tugas TNI, yang memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana.

Dikatakan Aidil, Babinsa hadir diseluruh desa sejak musim hujan ini sudah kami perintahkan wajib berada diwilayah masing - masing. Bahkan Danramil pun kami perintahkan selama situasi banjir tidak boleh meniggalkan Koramil.

Pelayanan sejatinya, kepada masyarakat adalah ketika terjadi bencana kita ikut merasakannya, untuk itu kita ada dilokasi, itulah sejatinya," kata Letkol Inf Aidil Amin.

Pak Bupati silahkan gunakan kemampuan TNI yang ada ini, silahkan dimanfaatkan apapun fasilatas kita yang ada, yang bisa digunakan untuk penanggulangan banjir bisa kita manfaatkan bersama - sama," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Santoso menyampaikan, sampai saat ini kampar belum menyatakan darurat, baru dalam siaga bencana. "Kalau banjir sudah ada beberapa daerah tapi masih dalam tahaf terkendali, artinya baru waspada," ujar Santoso Staf Ahli Bupati Kampar.
[MGID]
"Dalam waktu dekat kita akan membentuk pos komando bersama, manunggalnya tiga unsur pimpinan, Pemerintah Daerah, TNI, Polisi dan Unsur Masyarakat. Dalam rangka langkah dan gerak pemda menghadapi bencana banjir," pungkas Santoso. (Wan)

Penulis: Haikal

loading...