Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla, 313 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Riau
PEKANBARU, Minggu, 23 Agustus 2026 Polda Riau bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan stakeholder terkait terus meningkatkan kewaspadaan s
Artikel
Balai Jaya, Pesisirnews.com - Gubernur Riau Drs H Syamsuar Msi yang pada saat kunjungan kerja bersama kepala staf Presiden Jendral TNI (Purn) Moeldoko dalam program Peremajaan Sawit Rakyat di Rokan Hilir mengungkapkan bahwa di provinsi Riau, kebun rakyat yang perlu dilakukan peremajaan seluas 138.658 Hektare.
Hal itu diungkapkannya saat membacakan laporannya pada acara PSR di Kepenghuluan Kencana, Kecamatan Balai Jaya, Sabtu (23/2).
Baca Juga : Forkompinda Beserta Bupati Sambut Kehadiran KSP dan Gubri
Dalam laporannya Syamsuar menyebutkan bahwa luas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau seluas 2,5 juta Hektare yang terdiri dari perkebunan rakyat, swasta dan BUMN.
"Dari potensi perkebunan sawit di Riau sebanyak 52 persen adalah perkebunan sawit rakyat dan kebun sawit yang harus dilakukan peremajaan sampai dengan tahun 2018 seluas 138.658 Hektare," kata Syamsuar.
Dan kalau dinilai perhektarnya, lanjut Syamsuar, senilai Rp 25 juta yang dibantu melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dananya mencapai Rp 3,47 Triliun.
Pada kesempatan itu, Gubernur Riau yang baru saja dilantik beberapa hari yang lalu itu juga menyampaikan bahwa sejak ia menjadi pemimpin daerah yang dimulai sejak menjadi birokrat (Camat) hingga menjabat sebagai Gubernur, baru sekarang ini pemerintah membantu petani sawit senilai Rp 25 juta perhektare.
"Dua hektare sudah Rp 50 juta. Memang dulunya ada bantuan pemerintah pinjaman dana KUR, tapi itu harus dibayar. Artinya, ini program baru yang ada dibawah kepemimpinan bapak presiden Joko Widodo," kata Syamsuar.
Baca Juga : Kuasa Hukum Ahmad Dhani Ajukan Penangguhan Penahanan, Prabowo sebagai Penjamin
Selain itu, Syamsuar juga menjelaskan bahwa realisasi peremajaan sawit di Riau sejak 2016 sampai dengan tahun 2018 seluas 9.316 Hektare dengan nilai Rp 232,9 Milyar dari dana hibah 25 juta rupiah perhektar. Untuk tahun 2016, lanjut Gubernur, seluas 220 Hektare dengan nilai Rp 5,5 Milyar di kabupaten Siak.
"Yang mana di kabupaten Siak, dilakukan pada bulan Oktober 2016 bekerjasama dengan Asian Agri. Dan kebetulan pada panen perdana, saya dan Dinas Perkebunan diminta untuk hadir," ungkapnya.
Pada tahun 2017 seluas 3.485 Ha dengan nilai Rp 87,125 Milyar di kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak dan Pelalawan.
"Dan pada tahun 2018 seluas 5.611 Ha seniali Rp 140,2 Milyar meliputi 7 kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Pelalawan, Kuansing dan Bengkalis," katanya lagi.
Untuk itu, Gubernur Riau berharap agar Program peremajaan sawit rakyat ini terus dilanjutkan. Karena, katanya lagi, masih ada ratusan ribu hektare lahan yang masih perlu dilakukan peremajaan. "Sayang kalau ini kita biarkan, karena bantuan ini cuma-cuma, kalau kami dulu di Siak, dana sendiri," pungkasnya.
Pantauan di lapangan, rombongan Kepala Staf Kepresidenan RI Jendral TNI (Purn) Moeldoko dan Gubernur Riau H Syamsuar disambut oleh Bupati Rokan Hilir, H Suyatno Amp yang didampingi Forkopinda serta Lembaga Adat Melayu.
Helikopter yang ditumpangi oleh rombongan KSP dan Gubri itu mendarat dilapangan sepakbola Bagan Manunggal kecamatan Bagan Sinembahpada Sabtu (23/2)sekira pukul 09.00 wib.
Baca Juga:
Baca Juga : Waketum MUI: Munajat 212 Sudah Melenceng
Dalam penyambutan itu, rombongan KSP dan Gubri juga mendapatkan pemasangan tanjak dari Ketua Ikatan Keluarga Besar Antar Suku Bagan Sinembah (IKBAS), H Wan Muchtar Noor.
Pantauan di lokasi peremajaan sawit rakyat tersebut, selain peremajaan sawit rakyat, Moledoko juga secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat dari 4 kecamatan dan sekaligus penyerahan bantuan Program Keluarga Harapan. (Budiman)
Baca Juga:
PEKANBARU, Minggu, 23 Agustus 2026 Polda Riau bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan stakeholder terkait terus meningkatkan kewaspadaan s
Artikel
Pelalawan Polda Riau mengerahkan tim kesehatan dan psikologi ke Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (22/8/2026), sebagai bagi
Artikel
Tembilahan Upaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Ind
Artikel
Kampar Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bersama Guru Besar IPB sekaligus ahli kebakaran hutan dan lahan, Bambang Hero Saharjo mel
Artikel
PEKANBARU, Sorak haru dan rasa bangga pecah di bumi Lancang Kuning. Putri terbaik Kabupaten Indragiri Hilir, Arifa Rahma Maulydha, akhir
Artikel
PekanbaruKapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo dan Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy A
Peristiwa
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Kini di Indragiri Hilir (Inhil) telah bertambah objek wisata baru, Taman Kolam Tiga Putri, sebuah tempat rekre
Life Style
Tembilahan, 21 Agustus 2026 Angin puting beliung menerjang Kelurahan Sungai Salak dan Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kecamatan Tempuling, Ka
Peristiwa
PEKANBARU,Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau untuk pertama kalinya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemada
Artikel
Tembilahan, Rabu, 19 Agustus 2026 Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi setinggitingginya kepada jajaran kepolisian
Artikel