• Home
  • Hukrim
  • Tolak Berhubungan Karena Habis Melahirkan, Ibu Muda Dihajar Suami Hingga Tewas

Tolak Berhubungan Karena Habis Melahirkan, Ibu Muda Dihajar Suami Hingga Tewas

admin Rabu, 06 Maret 2019 21:21 WIB

Pesisirnews.com - Seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya yang baru saja melahirkan. Insiden tersebut terjadi di Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, pada hari Senin tanggal 4 Maret 2019. Suami berinisial AR (40) tega membunuh istrinya sendiri karena menolak berhubungan intim pasca 40 hari melahirkan.

Dilansir dari Tribunnews.com, pasangan ini sempat cekcok pada tengah malam. AR yang terbawa emosi sempat kalap dan berakhir membunuh sang istri. Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana, juga menyatakan bahwa pelaku saat itu sedang dalam keadaan khilaf.

Baca Juga :Polri Ingin Penanganan Kasus Andi Arief Jadi Contoh Polisi se-Indonesia

"Setelah mendapatkan laporan kita langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), kita sudah langsung menemukan tersangka. Tersangka langsung mengakui, karena khilaf," kata AKP Dadi.

Sebelum membunuh korban, AR mengaku sempat menganiaya istrinya terlebih dahulu. Korban pun sampai berlumuran darah.

"Sampai berdarah bang, saya injak aja, enggak diinjak-injak," ujar AR.

Pertikaian itu bermula karena AR ternyata juga menginjak anaknya yang masih berumur 40 hari. Ia mengaku tidak sengaja menginjak sang anak menggunakan lututnya.

"Enggak (saya injak), enggak sengaja kena lutut pak," imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya menganiaya istri karena sang istri tidak mau diajak berhubungan badan. Kemudian dia kalap dan emosi hingga menyikut dada korban.

"(Saya ajak berhubungan badan) terus istri saya menolak, terus saya menyikutnya di dada," sambung AR.

Baca Juga :Viral Pria Tangkap King Kobra 4 Meter dengan Tangan Kosong, Ini Kata Petugas..

Tidak hanya membunuh istrinya saja, tapi AR juga membunuh bayinya sendiri. Jasad korban dan juga bayi AR yang masih berusia 40 hari tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Drajat Prawiranegara Cilegon untuk dilakukan autopsi.

Dokter Forensik RS Drajat Prawiranegara, Budi Suhendar membenarkan bahwa telah menerima jasad istri dan anak AR.

"Kami mendapatkan dua jenazah dari Polres Cilegon, dua jenazah yaitu perempuan dewasa dan satu bayi," ujar Budi."Selanjutnya berkenaan dengan luka-luka yang didapatkan oleh pemeriksaan, masih dalam proses. Tapi yang bisa saya lihat adalah luka-luka akibat kekerasan benda tumpul, berupa memar dan luka-luka," tambahnya.

Diketahui juga bahwa kedua jasad korban ini justru ditemukan di rumahnya oleh sang adik dan dilarikan ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara.

Sampai saat ini polisi masih mendalami kasus pembunuhan yang dilakuakn oleh AR tersebut. Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit. Saat ini pelaku masih mendekam di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :Ratusan Penerima Bantuan Pilih Mundur, Malu Dicap Keluarga Miskin

Kejadian tersebut tentunya sangat miris dan menyedihkan. Seorang suami yang baru saja menjadi seorang ayah justru malah membunuh istri dan anaknya sendiri hanya karena hawa nafsunya.

Apalagi sang anak masih berusia 40 hari. Saat ini jasad istri dan bayi AR masih berada di rumah sakit untuk diautopsi, dan AR masih berada di Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(keepo/dan)

Tags Daerahhukrimhukumnasionalperistiwa

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments