Peristiwa

Penerapan Hari Kedua PSBB Kota Banjar Masih Banyak Warga Yang Tidak Mengindahkan Himbauan Pemerintah

pesisirnews.com pesisirnews.com
Penerapan Hari Kedua PSBB Kota Banjar Masih Banyak Warga Yang Tidak Mengindahkan Himbauan Pemerintah

Banjar - Di hari kedua penerapan pembatasan sosial berskala besar di seluruh kabupaten/kota provinsi Jawa Barat, masih saja ada masyarakat yang tidak mengindahkan kebijakan pemerintah. Salah satunya ditemui di salah satu cek poin di wilayah Kota Banjar tepatnya di cek poin Pos Maonah, Purwaharja perbatasan Banjar-Ciamis.


BACA JUGA :Babinsa-Koramil-05-Rupat-Gelar-pengamanan-dan-Pemeriksaan--Mendeteksi-peningkatan-suhu-tubuh-Cek-Suhu-Tubuh-Penumpang


Dimana di Pos Terpadu Maonah, Purwaharja, Kepala Kepolisian Resor Banjar Ajun Komisaris Besar Polisi Yulian Perdana, S.I.K., beserta petugas gabungan memberhentikan seorang pengendara motor dari arah Kabupaten Ciamis yang hendak melintas ke Kota Banjar. Pengendara tersebut diberhentikan lantaran berasal dari luar Kota Banjar dan tidak menggunakan masker.


BACA JUGA :Peduli-dengan-Warga-Terdampak-Covid-19--Partai-Golkar-Salurkan-50-000-Paket-Sembako


"Pagi tadi kami masih menemukan pengendara kendaraan yang tidak menggunakan masker. Pengemudi tersebut kita minta untuk memutar balik," tegas Kapolres Banjar Ajun Komisaris Besar Polisi Yulian Perdana, S.I.K., melalui Paur Subbag Humas Polres Banjar, Bripka Shandi Rona, Kamis (7 Mei 2020).


Bripka Shandi menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19 khususnya di Kota Banjar, warga msyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker saat beraktifitas keluar rumah. Selain itu, saat PSBB ini seluruh masyarakat yang hendak melintas masuk ke wilayah Kota Banjar akan diperiksa oleh petugas gabungan yang dibentuk oleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar.


"Pihakya hanya kan melakukan imbauan kepada para pelanggar terkait bahayanya penyebaran virus corona hingga diberlakukannya PSBB. Kita tidak melakukan hukuman yang bersifat hukuman fisik, yang diutamakan, yang dikedepankan adalah teguran demi teguran yang bersifat simpatik, humanis dan penuh kesantunan," jelasnya.


Dia berharap semoga dengan diberlakukannya penerapan PSBB di wilayah Kota Banjar dapat membantu memutus rantai penyebaran di Indonesia. Sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman dan nyaman kembali seperti biasanya.(lies/nier)

Penulis: pesisirnews.com

loading...