Daerah

Astaga, Penerima BST di Bagan Batu Tabrak Protokol Sosial Distancing dan Physical Distancing


Astaga, Penerima BST di Bagan Batu Tabrak Protokol Sosial Distancing dan Physical Distancing
Photo : Istimewa.
>Satres Narkoba Polres Rohil Ciduk 4 Orang Pemuja Sabu di Rokan Hilir


>Menteri Perhubungan : Masak saya di rumah sempat positif lagi, 15 hari setelah di rumah


>Curi Handphone di KM 24 Balam, Begini Kondisi Pria ini Usai Dimassa


Bagan Batu


Pesisir news.com - Penyaluran Bantuan Sosial atau Bansos Tunai (BST) yang resmi diserahkan sejak beberapa hari terakhir menyebabkan kantor Pos Bagan Batu dipenuhi oleh ratusan orang masyarakat.


Akibat banyaknya warga sehingga tak heran jika pada akhirnya protokol kesehatan seperti sosial distancing dan physical distancing pun dilanggar. Mengingat jumlah orang yang harus mengantre hingga ratusan orang.


Apalagi, pada hari Minggu (17/5/2020) terjadi penumpukan masyarakat dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira) dan Kecamatan Simpang Kanan.


Menanggapi hal itu Camat Bagan Sinembah, Sakinah SSTP Msi saat dikonfirmasi mengaku kaget dan tidak mengetahui hal tersebut.


"Astaga, saya tidak tahu kalau proses pembagiannya seperti itu. Sebentar biar saya tanyakan hal ini kepada pihak kantor pos," ungkapnya, Ahad (17/5).


Kepala Puskesmas Bagan Batu dr Josafart Silalahi juga mengaku jika pihaknya tidak mengetahui hal tersebut.


"Kita tidak tahu kalau masalah itu, karena pihak kantor pos juga sebelumnya tidak pernah koordinasi dengan kita (Puskesmas, Red)," tegasnya.


Sementara itu kepala Kantor Pos Bagan Batu, Agus Noerdin yang dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp belum menjawab mengapa hal itu terjadi. Padahal, pemerintah khususnya gugus tugas mulai dari tingkat pusat sampai tingkat desa/kelurahan tidak bosan-bosannya menghimbau masyarakat untuk melakukan sosial distancing atau psichal distancing.


Dari pantauan di lapangan tampak terlihat masyarakat yang antri di pintu masuk kantor Pos, dan kumpulan masyarakat juga terdapat disekitar kantor pos seperti di gerai Alfamart yang tempatnya bersebrangan dengan kantor pos dan lokasi lainnya seperti di klinik salah satu dokter gigi dan di tempat lainnya.


Kondisi hujan rintik-rintik tidak menjadi halangan masyarakat untuk pencairan dana Bantuan Sosial Tunai tersebut.


Bahkan pada saat itu, sekira pukul 14.50 wib, ada warga seorang wanita yang terlihat sempoyongan keluar dari kerumunan masyarakat karena penuh sesak dan dibopong warga lainnya menuju tempat peristirahatan tepatnya di klinik/praktek dokter gigi, persis di seberang kantor Pos tersebut.


Kendaraan warga yang mengambil Bansos itu, selain sepedamotor yang tampak diparkirkan di sekitar kantor Pos, kendaraan roda 4 juga tampak parkir di sekitar dan bahkan ada yang di halaman kantor Pemadam Kebakaran (Damkar).


Juru parkir pun tidak luput untuk mengutip uang parkir di halaman kantor Damkar itu, meski sejatinya pengutipan parkir hanya berada di sekitar jalan.


Kecarutmarutan itu semakin bertambah, warga yang antri sejak pagi dan jauh-jauh datang dari Kecamatan Simpang Kanan terpaksa kembali tanpa uang tunai karena sekira pukul 15.30 wib kantor tutup.


Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Rohil H Ahmad Yusuf yang juga dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp belum memberikan keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 tersebut di kantor Pos Bagan Batu.


(BudiMan)

Penulis: BudiMan

loading...