International

Ambisi China Untuk Menjadi Negara Adidaya

pesisirnews.com pesisirnews.com
Ambisi China Untuk Menjadi Negara Adidaya

PESISIRNEWS.COM - China saat ini tengah memperlihatkan ambisi kekuatannya di panggung dunia. China memulai konflik perbatasan dengan India, melakukan militerisasi Laut China Selatan, menerbitkan UU keamanan nasional yang diberlakukan di Hong Kong, menekan Taiwan, melawan Jepang atas pulau-pulau yang disengketakan, dan memadamkan kerusuhan internal " semuanya dilakukan sembari memerangi wabah virus corona yang bangkit kembali.


Pada saat yang sama, China menggelontorkan investasi miliaran dolar dalam upaya untuk mendominasi teknologi seperti kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan semikonduktor canggih. Dan kemudian ada Belt and Road Initiative (BRI), program senilai USD 1 triliun untuk membangun infrastruktur transportasi untuk dunia yang berpusat di China.


BACA JUGA :dukungan-pasangan-kasmarni-bagus-santoso-terus-mengalir


"Bagaimana mungkin negara berkembang seperti China dapat membiayai persaingan negara adidaya dengan Amerika Serikat (AS)?" tulis Salvatore Babones, pengamat dari Centre for Independent Studies di Sydney dan associate professor di the University of Sydney dalam artikelnya yang diterbitkan Foreign Policy awal bulan ini.


Babones mengatakan, menjalankan kekuatan super global adalah bisnis yang mahal. AS diketahui menghabiskan lebih banyak anggaran bidang pertahanan, besaran anggaran pertahanan AS merupakan gabungan dari anggaran yang sama di 10 negara. Kendati demikian, negara adikuasa itu tetap beranggapan militernya masih kekurangan dana dan kurang mendapat peran adikuasa di tingkat global.

Halaman :
Penulis: pesisirnews.com

loading...