• Home
  • Nasional
  • Ternyata Begini Sifat Asli Siswi SMP Dianiaya 3 Pelajar di Pontianak, Ini Penjel
  • Home
  • NASIONAL
  • Ternyata Begini Sifat Asli Siswi SMP Dianiaya 3 Pelajar di Pontianak, Ini Penjel

Ternyata Begini Sifat Asli Siswi SMP Dianiaya 3 Pelajar di Pontianak, Ini Penjelasan Guru AU

admin Senin, 15 April 2019 15:25 WIB

Pesisirnews.com - Seorang guru ungkap sifat asli siswi SMP dianiaya 3 pelajar di Pontianak.

Dilansir dari wartakotalive.com, diketahui, sifat asli siswi SMP korban perundungan 3 pelajar di Pontianak, yakni AU tak pernah bermasalah di sekolah dan bahkan sang guru sebut AU cerdas di lingkungan sekolah.

Baca Juga :Sekda Kampar Pastikan Kesiapan KPU Kampar Untuk Pemilu 2019

Selain itu, sang guru sebut AU aktif di kegiatan ekstrakulikuler dan AU dinilai guru berprestasi di sekolah.

WartaKotaLive melansir TribunStyle.com, Tagar#JusticeForAudreysempat viral beberapa hari terakhir.

Tagar itu berkaitan dengan kasus perundungan yang menimpa seorang siswi SMP asalPontianak.

Audrey (14) menjadi korban perundungan siswa SMA.

Polisi kini telah menetapkan 3 tersangka kasus penganiayaan terhadapAudrey.

Mereka adalah F, T, dan C siswi SMA di Pontianak.

Hasil visum korban kasus #JusticeForAudrey nyatakan hasil yang berbeda (Kolase foto)

Namun tagar yang ramai diTwitterpada Jumat (12/4/2019) justru membuat publik bingung.

Pasalnya setelah menuai simpati yang luar biasa dari publik, kini justru muncul tagar#audreyjugabersalah.

Ada apa?

Setelah TribunStyle.com telusuri, tagar#audreyjugabersalahmuncul setelah thread berisi tentang keraguan netizen pada kasus ini.

Banyak kejanggalan antara pernyataan korban dengan pelaku.

Awalnya kasus ini muncul karena masalah asmara antara sepupuAudrey.

Gara-gara masalah ini, Audrey disebutkan mengalami perundungan.

Dirinya diseret, kepalanya dibenturkan, hingga ada yang menyebut alat kelaminnya dicolok.

Selasa (11/4/2019), polisi membeberkan hasil visum dari dokter.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir membenarkan para tersangka tak melukai alat kelamin korban.

Baca Juga :Ustaz Abdul Somad Dukung Prabowo Picu Polemik, Ini Pendapat 5 Tokoh

Hal ini diperkuat dari hasil visum yang tidak ditemukannya luka atau memar di area sensitif korban itu.

"Fakta yang ada itu menjambak rambut, mendorong sampai terjatuh, memiting, dan melempar sandal. Itu ada dilakukan."

"Dan tidak ada melukai kelamin," kata KapolrestaPontianakM Anwar Nasir.

Hal inilah yang membuat akhirnya banyak keraguan.

Sampai Jumat pagi, belum ada keterangan resmi tentang final kasus Audrey.

Sementara itu dikutip dari Tribun Timur, guruAudreymengungkap sifat asli anak didiknya setelah kasus ini viral.

ujuh remaja putri berstatus siswi SMA yang terseret dalam dugaan kasus penganiayaan remaja putri berstatus siswi SMP menyampaikan klarifikasi, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) petang (RIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Audrey dinilai anak yang baik dan jauh dari masalah di sekolah.

Dirinya juga tidak pernah terlibat masalah di lingkungan sekolahnya.

Karena dikenal tak pernah tersangkut masalah, dia juga tak pernah menghadap ke guru Bimbingan Konseling atau BK.

Selain jauh dari masalah, AU juga dikenal sebagai siswi yang cerdas di lingkungan sekolahnya.

Bahkan menurut pengakuan sang kepala sekolah,Audreyselalu masuk urutan 5 besar di setiap kelasnya.

Selain itu, AU juga aktif di sekolah dengan mengikuti banyak kegiatan ekstrakurikuler.

Dukungan untukAudrey

Sejumlah Artis dan pablik figur Indonesia ikut prihatin.

Sebut saja Presiden Jokowi, pengacara kondang Hotman Paris, Artis Ifan Seventeen, dan banyak lainnya.

Tak hanya dari dalam negeri, selebriti luar negeri sekelas Kareena Kapoor juag ikut berduka.

Artis India itumenguggah foto#JusticeForAudreydi laman akun Instagramnnya.

Baca Juga :Jokowi Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Umrah di Tanah Suci

Tak Terima Kunjungan

Meksi beberapa waktu sempat menerima banyak kunjungan, kini keluarga tidak mengizinkan Audreydijenguk.

Terlihat di pintu ruang perawatan tertulis di secarik kertas 'Pasien Sedang Istirahat' dan 'Tidak terima kunjungan kecuali keluarga'.(dan)

Loading...
Tags hukrimnasional

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments