• Home
  • Nasional
  • Munarman Juru Bicara(FPI)Terkait Pernyataan Guntur Roml(PSI)i,Seharusnya Yang Di

Munarman Juru Bicara(FPI)Terkait Pernyataan Guntur Roml(PSI)i,Seharusnya Yang Di Rukiah Mohamad Guntur Romli

Haikal Kamis, 06 Desember 2018 18:30 WIB

Jubir Front Pembela Islam Munarman. [Suara.com/Dian Rosmala]

Loading...
PESISIRNEWS.COM-Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman menanggapi pernyataan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI),Mohamad Guntur Romli yang meminta agar Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto dirukiah.

Pernyataan itu disampaikan Romli menanggapi pernyataan Prabowo yang menyebut peserta acara Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018) mencapai 11 juta orang.

Terkait hal itu, Munarman malah menyebut Guntur Romli yang semestinya harus dirukiah karena sedang kesurupan. Bahkan, Munarman menganggap Guntur mengalami gegar otak karena tak bisa menghitung jumlah massa yang hadir di reuni akbar 212 itu.


"Guntur Romli yang kesurupan dan berhalusinasi, geger otaknya belum sembuh kali. Saya pikir dia yang perlu dirukiah," kata Munarman saat dihubungi Suara.com, Kamis (6/12/2018).

Terkait permintaan agar Prabowo dirukiah, Munarman menduga Guntur Romli hanya mencari sensasi dengan mendompleng nama Prabowo. Hanya saja, lanjut Munarman cara yang dipakainya dengan menjelek-jelekan Prabowo.

"Dia cari sensasi saja, kan dia lagi nyaleg, jadi perlu popularitas. Sayangnya cara mencari popularitasnya dengan cara menginjak tokoh. Istilahnya mau tenar dengan mendompleng orang tenar," kata dia

Agar lebih objektif, Munarman lantas meminta Guntur Romli untuk menghitung sendiri jumlah massa reuni akbar 212 jika ragu dengan pernyataan Prabowo. Pasalnya, Munarman meyakini dengan apa yang disampaikan Prabowo.

"Suruh Guntur Romli hitung sendiri saja itu," tandasnya.


Sebelumnya, Guntur Romli menyinggung Prabowo sedang kesurupan karena menyebutkan jumlah massa aksi Reuni 212 mencapai 11 juta. Terkait hal itu, Guntur menyarankan agar Prabowo segera dirukiah karena dianggap berhalusinasi dengan menyebut belasan juta orang menghadiri acara reuni 212.

"Ini cuma di Monas saja mengaku 11 juta orang, Prabowo kesurupan belum sembuh, harus dirukiah," tutur Guntur Romli.



Sumber: suara.com

Tags KesehatanPapuaPenembakanRatna Sarumpaetkpksaid aqilustad abdul somadviral

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments