Peristiwa

Pelaku Penyiraman Air Keras kepada 6 Pesepeda Wanita Ditangkap, Motifnya Sakit Hati Karena Cinta

Anjar Anjar
Pelaku Penyiraman Air Keras kepada 6 Pesepeda Wanita Ditangkap, Motifnya Sakit Hati Karena Cinta

JP (37), pria sakit hati penyiram air keras kepada sejumlah pesepeda wanita ditangkap polisi. (Foto via Tribunnews)

SLEMAN, Pesisirnews.com - Para pesepeda, khususnya pesepeda wanita warga Sleman, Yogyakarta, beberapa bulan terakhir dibuat resah dengan aksi teror penyemprotan cairan yang diduga air keras yang dilakukan oleh seorang lelaki misterius.

Dari laporan kejadian yang dilaporkan kepada pihak kepolisian, rata-rata para korbannya adalah wanita.

Akibat ulah yang dilakukan pelaku tersebut, tak sedikit kulit mengalami korban luka bakar dan celananya rusak.

Salah satu korban penyiraman cairan yang diduga air keras itu adalah putri dari Guru Besar UGM, Prof Budi Wignyosukarto.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (24/12/2020) sekitar pukul 05.40 WIB di depan Masjid Suciati Sleman.

Saat kejadian itu, Budi bersama putrinya sedang bersepeda menuju Candi Borobudur. Namun, saat tiba di lokasi kejadian ada seorang pengendara sepeda motor berjalan pelan terlihat menyemprotkan cairan ke arah paha kaki putrinya.

“Orangnya naik motor, setelah anak saya kena, orang tersebut tidak lari tetapi tetap pelan seperti tidak terjadi apa-apa,” ujar dia.

Setelah orang tersebut pergi, anaknya merasakan kesakitan dan celananya rusak.

"Anak saya pikir waktu itu ada orang yang tidak sengaja melempar rokok karena ada sepeda motor di ambang. Tapi setelah dilihat ada bekas seperti terbakar bentuknya agak memanjang. Menurut saya seperti disemprotkan air keras," ungkap Budi.

Setelah kejadian itu, ia langsung melaporkannya kepada polisi. Sehari setelahnya, atau pada Jumat (25/12/2020) pagi, korban lain seorang perempuan juga mengalami nasib serupa.

Kejadiannya terjadi di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman. Karena kasus teror penyiraman air keras tersebut belakangan ini kerap terjadi di Sleman, polisi langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar

loading...