• Home
  • Nasional
  • Banyak Pentolan Honorer K2 Ikut Tes PPPK, Ngapain Dulu Tidur di depan Istana?
  • Home
  • NASIONAL
  • Banyak Pentolan Honorer K2 Ikut Tes PPPK, Ngapain Dulu Tidur di depan Istana?

Banyak Pentolan Honorer K2 Ikut Tes PPPK, Ngapain Dulu Tidur di depan Istana?

admin Selasa, 26 Februari 2019 11:33 WIB

Pesisirnews.com - Pengurus Pusat Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Eko Mardiono mengatakan, PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) bukan tujuan perjuangan. Dia kecewa karena banyak pengurus PHK2I yang ikut tes PPPK sehingga menerabas marwah perjuangan forum.

Baca Juga : Soft Launching Aplikasi DMac-HD Diskes, Wabup Inhil Nilai Mampu menghemat Waktu dan Biaya

"Kok semua jadi pengin PPPK? Lalu ngapain demo ke Istana sampai tidur di jalan, kedinginan dan digigit nyamuk," kata Eko kepada JPNN, Selasa (26/2) seperti dilansir dari Jpnn.com.

Dia lantas mengingatkan, visi misi perjuangan Forum Hononer K2 Indonesia (FHK2I) yang kini berubah menjadi PHK2I. Slogan perjuangan honorer K2 adalah PPPK no, PNS yes!

Eko yang juga koordinator wilayah PHK2I menduga, banyaknya pengurus forum yang ikut tes PPPK lantaran putus asa. Bertahun-tahun berjuang, tapi payung hukum pengangkatan honorer K2 usia di atas 35 tahun menjadi PNS belum ada.

Baca Juga : Pemuda Warga M Boya Tembilahan Ini Ditangkap Polisi Kantongi 4 Paket Sabu

"Saya enggak tahu apa korwil korda dan pengurus pusat yang ikut PPPK sudah pada mabok atau putus asa sehingga tidak bisa berpikir jernih. Maunya cari selamat sendiri-sendiri," terangnya.

Dia juga mengingatkan kepada pengurus forum K2, untuk selalu bisa memegang amanah para anggota. Untuk bisa dipercaya, antara kata dan perbuatan harus sejalan. Jangan malah cari selamat sendiri dan mengorbankan teman-temannya yang lain.

Baca Juga : Tangis Prabowo Pecah Saat Baca Surat Gendis

"Kalau memang cuma jadi PPPK, kenapa tidak sedari dulu diterima PPPK. Kok sekarang pilih selamat sendiri-sendiri. Konteks PPPK sudah beda karena tidak bisa lagi jadi PNS," tegasnya.(***).

Loading...
Tags nasional

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments